Saturday, February 4, 2017

THE HOLDERS SERIES : 40. THE HOLDER OF ABANDONED



Di kota manapun, di negara manapun, pergilah ke panti asuhan atau rumah persinggahan yang bisa kau datangi. Saat kau mencapai meja depan, mintalah untuk mengunjungi seseorang yang memanggil dirinya “Sang Pemegang Ketertinggalan”. Pegawai itu akan mendongak padamu dengan sorot mata kesepian, dan dengan lemah mengisyaratkanmu untuk mengikutinya. Ia akan membimbingmu melalui koridor labirin. Jangan melihat ke belakang dan tetaplah membuntutinya atau kau akan selamanya tersesat di dalam labirin ini. Ia akan menunjukkan padamu sebuah pintu, yang telah runtuh dimakan usia. Ia akan lenyap secara mendadak, meninggalkanmu pada takdirmu. Entah terdorong maju atau hilang selamanya.

Setelah kau membuka pintu kau akan dihadapkan dengan sebuah labirin belukar

Thursday, February 2, 2017

HAPPY 2ND ANNIVERSARY!



Hallo teman-teman!

Gak terasa udah dua tahun aja aku menulis di blog ini. Tapi aku cuma berhasil update beberapa tulisan aja hikss... Ya Tuhan maafkan kemageranku sumpah itu bikin aku nyesel af. T.T

Ngerjain blog ini sama sekali gak terasa lama atau penuh perjuangan karena keadaan jatuh-bangun dramatisnya cuma masalah hiatus dan mager doang. Tapi sumpah, itu parah banget. Kemalasan itu adalah salah satu dari 7 Dosa Mematikan yang biarpun konyol tapi merugikan. Aku gak mau hiatus lagiiii... T.T

Jadi aku pertama kali bikin blog ini tanggal 2 Februari 2015 waktu masih SMA kelas 3, masih padat-padatnya persiapan ujian. Eh gak padat-padat juga sih—gak sepadat

Friday, January 27, 2017

THE HOLDERS SERIES : 39. HOLDER OF ABSENCE



Di kota manapun, di negara manapun, pergilah ke institusi mental atau rumah persinggahan yang bisa kau datangi. Saat kau mencapai meja depan, mintalah untuk mengunjungi seseorang yang memanggil dirinya “Sang Pemegang Ketidakhadiran”. Jika orang di meja depan tersebut mencoba meyakinkanmu bahwa orang yang ingin kau temui sudah tidak di sana lagi, tetaplah meminta untuk mengunjungi sel mereka. Pada titik ini, si resepsionis semestinya memperlihatkan sebuah tatapan yang hanya bisa disimpulkan sebagai tatapan tanpa emosi. Resepsionis tadi akan menuntunmu ke sebuah tembok panjang dengan banyak pintu di kedua sisinya sampai kau mencapai sebuah pintu besi dengan satu jendela berjeruji. Mereka akan membukakan pintunya untukmu namun tidak akan membimbingmu lebih jauh. Di balik pintu terdapat kegelapan, tidak lebih.

Saturday, January 21, 2017

THE HOLDERS SERIES : 38. THE HOLDER OF ACCURACY




Di kota manapun, di negara manapun, pergilah ke institusi mental atau tempat persinggahan yang bisa kau datangi. Saat kau mencapai meja resepsionis, mintalah untuk mengunjungi seseorang yang memanggil diri mereka “Sang Pemegang Ketepatan”. Jika tatapan penuh teror dan kesedihan membasuh wajah resepsionis itu, mereka sudah menemukanmu, tidak ada cara melarikan diri yang akan menyelamatkanmu.

Tetapi, bila wajah mereka menampakkan ekspresi antusias dan tidak percaya, kau datang ke tempat yang tepat. Mereka akan membawamu ke pintu terdekat dan membukanya untukmu. Kau harus berjalan melalui pintu tepat tiga detik setelah mereka membukanya. Tidak lebih, tidak kurang. Setelah berjalan masuk, resepsionis tadi akan menutup dan mengunci pintu di belakangmu. Kau akan menemukan bahwa kini dirimu

Monday, January 16, 2017

THE HOLDERS SERIES : 37. HOLDER OF CONFUSION


Di kota manapun, di negara manapun, pergilah ke institusi mental dan rumah persinggahan yang bisa kau datangi. Saat kau mencapai meja depan, mintalah untuk mengunjungi seseorang yang memanggil dirinya “Sang Pemegang Kebingungan”. Awalnya Si Pegawai akan mengabaikanmu, tapi, jika kau menunggu selama satu menit penuh, ia akan bangkit dan mengisyaratkanmu untuk mengikutinya. Setelah kau mengikutinya ke lorong bercahaya remang, kau akan tiba pada jalan buntu koridor tak berpintu. Si pegawai akan menunjuk pada akhir lorong tersebut, dan segera meninggalkanmu tanpa kata.

Kau harus berjalan ke akhir lorong, tanpa mengatakan sepatah katapun. Ketika kau mencapainya, taruh tanganmu di tembok untuk mengungkapkan bahwa ini adalah ilusi yang mungkin kau lalui. Jika kau ketakutan, atau tidak yakin akan apa yang ada di balik

Friday, January 6, 2017

THE HOLDERS SERIES : 36. HOLDER OF FAITH


Di kota manapun, di negara manapun, pergilah ke institusi mental atau keagamaan manapun yang bisa kau datangi. Saat kau mencapai meja depan, tutup matamu dan mintalah untuk mengunjungi seseorang yang memanggil dirinya “Sang Pemegang Iman”. Si Pegawai akan melihat padamu dalam kebingungan abstrak, menggelengkan kepalanya, dan kembali bekerja. Jika kau menunggu selama 3 menit penuh, ia akan mendesah dan menuntunmu ke sebuah lemari dinding milik pegawai. Ia akan membimbingmu ke dalam dan menguncimu di sana. Pintunya tidak akan terbuka, dan lemarinya akan sangat gelap. Perlahan kegelapan akan mulai menjelaskan, dalam kata-kata putih yang paling terang, dalam bahasa yang belum pernah kau baca dan suara-suara yang belum pernah kau dengar, mengatakan hujatan paling kotor yang bisa ditahan tubuhmu.

Wednesday, January 4, 2017

ADMIN IS BACK!!! (HA HA HA APAAN SIH!)




Selamat tahun baru 2017 teman-teman!!! *niup terompet* *nyalain kembang api* *ngledakin petasan*

Telat ya? Ya udah deh... (_ _) *om telolet om*

Jadi jelas ini bukan The Holders Series, ini cuma curahan hati yang gak penting dari ngademin. Pertama-tama aku mau ngucapin selamat Natal dan tahun baru buat teman-teman. Kedua aku mau minta maaf yang sebesar-besarnya karena updatenya paling cepet 4 bulan sekali. Sekali lagi aku minta maaf banget banget banget.

Aku mulai jarang update setelah mulai jadi anak kuliahan sih. Tapi teman-teman gak perlu memaklumi, karena kenapa, kuliahku beneran seenak FTV. XD *digampar* Aku murni jarang update itu karena virus mager yang luar biasa menyerang dan gak ada sangkut

THE HOLDERS SERIES : 35. HOLDER OF FEAR


Di kota manapun , di negara manpun, pergilah ke institusi mental atau rumah persinggahan yang bisa kau datangi. Saat kau mencapai meja depan, mintalah untuk mengunjungi seseorang yang memanggil dirinya “Sang Pemilik Ketakutan”. Jika waktunya tepat, si pegawai akan membimbingmu menuju sebuah lemari dinding tanpa lantai. Dengan seringai jahat, si pegawai akan mendorongmu ke lubang itu dan menutup pintunya.

Ketika kau terjatuh ke lubang yang dalam, kau tidak boleh merasakan ketakutan apapun. Jika kau takut, kau akan segera menghantam dasar lubang yang penuh paku dan menemui ajal yang mengerikan. Jika kau tetap teguh, jatuhmu akhirnya akan melambat dan berhenti, meninggalkanmu di sebuah ruangan yang teredam akan kegelapan. Dalam kegelapan tersebut, kau harus berbicara satu hal saja: “Apa senjata mereka?”

Thursday, September 22, 2016

THE HOLDERS SERIES : 34. HOLDER OF OBLIVION



Di kota apapun, di negara manapun, pergilah ke institusi mental atau rumah persinggahan apapun yang bisa kau datangi. Saat kau mencapai meja depan, mintalah untuk mengunjungi seseorang yang memanggil dirinya “Sang Penjaga Pelupaan”. Jika Si Pegawai menatapmu dan terdengar menelan ludah, ikuti dia menuju ruangan di dalam bangunan tersebut, jauh lebih dalam dari yang kau pikir mungkin. Si pegawai akan membuka pintu dan memberimu pandangan yang sangat menakutkan. Jika kau berani, masuki pintunya. Bila kau penakut, segeralah lari.

Di dalam kamar tadi, hanya ada sebuah kursi. Duduklah di atasnya. Kapanpun jika kau mulai merasa takut, bangun dan pergilah. Kau masih bebas kabur. Jika kau memilih untuk tinggal, kau harus tetap duduk dan menunggu sampai lampu di kamar itu

Friday, September 9, 2016

THE HOLDERS SERIES : 33. HOLDER OF WIND


Di kota manapun, di negara manapun, pergilah ke institusi mental atau rumah persinggahan apapun yang bisa kau datangi. Saat kau mencapai meja depan, mintalah untuk mengunjungi seseorang yang memanggil dirinya “Sang Penjaga Angin”. Si Resepsionis akan berjalan pergi seolah kau tidak ada di sana. Ikuti resepsionis itu. Setelah lima menit terasa seperti berjalan tanpa tujuan, resepsionis itu akan mulai bersiul. Jika ia menyiulkan nada yang kau tau, teruslah mengikutinya. Jika kau tak mengenali lagunya, cobalah untuk mengingat waktu-waktu terbaik di dalam hidupmu, saat dari sana kau tidak akan tahu apapun lagi selain rasa sakit kekal dari neraka pribadi milikmu.

Jika kau menemukan dirimu bersenandang mengikuti irama, resepsionis tadi akan menoleh padamu dan menunjukkanmu sebuah ruangan di sebelah kirimu. Masuki