Di
sebuah tempat dimana pertanda-pertanda gelap berkumpul dan dimana kematian
telah dikutuk, mintalah pada langit tak berbintang bimbingan dari “Sang
Pemegang Kejahatan”. Di depan tanah ternoda tempatmu berdiri akan muncul sebuah
pilar hitam kuno dengan mangkok dalam yang berukir dan tengkorak hancur di
puncaknya.
Di
titik ini, tidak ada kata kembali. Mata dari tengkorak yang membusuk itu akan
menyinarkan warna darah, dan di kepalamu, sebuah suara yang jahat namun parau
akan berdengung:
“Mors
ultima linea rerum est”
Menghitamlah
hingga malam dikalahkan, di mangkuk tadi kau harus mengumpulkan jantung-jantung
berdetak dari orang-orang yang kau sayangi. Jika jantung-









